Rabu, 20 November 2013

Sekilas Tentang Bahan Konstruksi Geotextile

Tahukah anda dengan bahan konstruksi geotextile? dan di gunakan untuk apa bahan konstruksi ini?, Geotextile adalah jenis bahan kain yang digunakan dalam pekerjaan konstruksi untuk melindungi tanah karena bahan ini memiliki kemampuan untuk memisahkan, menyaring, memperkuat, melindungi, atau saluran pembuangan. Biasanya terbuat dari polypropylene atau poliester, tenunan geotekstil dalam tiga bentuk dasar: tenun, tekan jarum, atau panas berikat.

Geotextile sering digunakan dalam berbagai proyek konstruksi, baik proyek proyek pemerintah dan swasta. Pemanfaatan geotextile saat ini banyak dipakai untuk proyek seperti proyek teknik lalu lintas, proyek kelautan & proyek hidrolik rekayasa dan masih banyak lagi, produk geotextile terbagi dua yaitu:

- Woven Geotextile adalah lembaran Geotextile terbuat dari bahan serat sintetis tenunan dengan tambahan pelindung anti ultra violet yang mempunyai kekuatan tarik yang cukup tinggi, yang dibuat untuk mengatasi masalah untuk perbaikan tanah khususnya yang terkait di bidang teknik sipil secara efisien dan efektif, antara lain untuk mengatasi atau menanggulangi masalah pembuatan jalan dan timbunan pada dasar tanah lunak, tanah rawa. Bahan baku material ini adalah Polypropylene (PP) dan ada juga yang dari Polyester (PET) yang didukung oleh hasil test dan hasil riset di laboratorium, mengikuti standar ASTM, antara lain : kekuatan tarik, kekuatan terhadap tusukan, sobekan, kemuluran dan juga ketahanan terhadap micro organisme, bakteri, jamur dan bahan-bahan kimia. Material ini dibuat dalam berberapa macam tipe, pemilihan tipe yang tepat tergantung pada kondisi tanah dasar, fungsi dan beban yang direncanakan.

- Non woven geotextile biasa digunakan dibidang geotechnical engineering. Non woven geotextile terbuat dari bahan Polyester fibres dan ada juga dari polypropylene, mempunyai kuat tarik yang cukup tinggi, excellent durability terhadap temperatur, suhu, cuaca, mikro organisme dan chemical. Digunakan untuk separator (high tensile strength), filtrasi, drainage, erosion control (high water permeability), proteksi dll. khususnya untuk pekerjaan-pekerjaan yang berkaitan dengan teknik sipil. Material ini dibuat dalam beberapa tipe, spesifikasi terlampir, pemilihan tipe tergantung kondisi tanah dasar, fungsi dan beban yang direncanakan. Contoh penggunaannya untuk konstruksi jalan, konstruksi kereta api, rekalamasi, reveatment dan riprap pantai, coastal break water, filter dibelakang konstruksi bronjong, filter pada lapangan olahraga, Area parkir, timbunan dan lain-lain

Demikian pembahasannya tentang geotextile semoga bermanfaat untuk pengetahuan anda


Sumber: Geosinindo

Tidak ada komentar:

Posting Komentar